Informasi: Panduan dan Jadwal Tugas Mata Kuliah (TMK)
Hai UTERS, khusus untuk Mahasiswa Universitas Terbuka yang tidak mengikuti TUWEB/TUTON, maka akan mendapatkan fasilitas Tugas Mata Kuliah (TMK). Tugas yang diberikan ada 3 tugas, yakni Tugas 1, Tugas 2, dan Tugas 3 dan wajib dikerjakan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.Untuk mendapatkan soal dan unggah jawaban, mahasiswa silakan akses ke laman tmk.ut.ac.id (bisa diakses dan dicek mulai tanggal 17 Oktober 2022 sesuai jadwal) Unduh Panduan TMK dibawah ini :
Informasi: Unduh Materi OSMB & PKBJJ 2022.2
Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Terbuka Semarang masa registrasi 2022.2 untuk unduh materi OSMB & PKBJJ pada link berikut ini sl.ut.ac.id/42materi_osmb_pkbjj
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar berhasil meraih Akreditasi A

Melalui Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 7306/SK/BAN-PT/Ak/S/X/2022 terhitung sejak tanggal 11 Oktober 2022 sampai dengan 11 Oktober 2027 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar berhasil meraih Akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sertifikat Akreditasi bisa diunduh dibawah ini:
Ratusan Mahasiswa UT Semarang Lakukan Penghijauan Dan Resik Pantai Sendang Sikucing Kendal

Kendal, Sapakendal – Berbondong-bondong Mahasiswa UT Semarang menuju obyek wisata Sendang Sikucing, Desa Sendang Sikucing, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Minggu (02/10/2022). Kehadiran mahasiswa untuk mengabdi dan peduli dengan wilayah pantai. Hal tersebut didasari bahwa wilayah cakupan UT Semarang ada pada 13 Kabupaten atau Kota yang membentang di sepanjang pantai utara.Sehingga, Bagian Kemahasiswaan bergerak untuk mempercantik pesisir pantai dengan bersih-bersih sampah, terutama salah satu objek wisata andalan Pemerintah Kabupaten Kendal, Pantai Sendang Sikucing. Selain bersih-bersih, mahasiswa juga menanam 500 pohon cemara laut dari Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPDASHL)Pemali Jratun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa juga menarik antusias alumni UT Semarang yang bergabung turun ke lapangan untuk membantu menanam pohon dan membersihkan sampah di sekitar pantai. “Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyukseskan kegiatan kemahasiswaan UT Semarang agar mahasiswa terus peduli terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Terutama terima kasih untuk BPDASHL Pemali Jratun, Disporapar Kabupaten Kendal, dan pengelola Pantai Sendang Sikucing,” ungkap Moh Muzammil, M.M., Direktur UT Semarang. “Sinergi dan kolaborasi antara sivitas akademika UT Semarang dengan masyarakat dan instansi, semoga terus terjalin agar kita bisa bangkit dan bergerak bersama-sama membangun Indonesia,” terang Dian Ratu Ayu Uswatun Khasanah, M.H., Penanggung Jawab Kemahasiswaan UT Semarang. “Harapannya, mahasiswa UT tidak hanya cerdas dalam akademis saja atau paham teknologi saja, tetapi juga harus bermanfaat di masyarakat. Kebetulan di Desa Sendang Sikucing ini ada banyak mahasiswa dan alumni UT Semarang.” pungkas Sri Sumiyati, M.M., selaku Manager BBLBA UT Semarang, (Zae)
UT Jepara Bersih-Bersih Pantai Bandengan dan Tanam Pohon

Jepara merupakan salah satu wilayah di pesisir pantai utara yang menjadi wulayah kerja Universitas Terbuka Semarang. Kali ini UT Kembali menyapa masyarakat Kota Jepara melalui Pokjar Kebangsaan dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan dengan melibatkan mahasiswa UT yang berada dalam layanan pengelolaannya. Adapun kegiatan yang digelar kali ini dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Agustus 2022 bertempat di Pantai Bandengan Jepara, dengan dihadiri oleh Bupati, Danramil, dan Kapolres Jepara serta beberapa siswa-siswi SMA/SMK/MAN disekitar Bandengan serta masyarakat umum. Kegiatan diawali dengan seremonial kegiatan dan sambutan-sambutan, dilanjutkan dengan kegiatan tanam pohon Bersama Bupati, Kapolres dan Dandim Jepara. Setelah acara tersebut mahasiswa UT Pokjar Kebangsaan Jepara dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih pantai Bandengan. Selepas acara bersih-bersih pantai, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan pemontongan tumpeng dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77 dan pembagian hadiah lomba vlog yang diselenggarakan oleh Pokjar Kebangsaan. Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian berbagai hadiah doorprize dan musik pengantar yang diisi oleh penyanyi-penyanyi lokal Jepara yang kebetulan menjadi mahasiswa UT. (Ndaru)
WISUDA UT SEMARANG PERIODE II TAHUN 2022
Bagi Alumni yang tercantum pada SK Yudisium nomor 2026, 2095 dan 2470/UN31/HK.02/2022 wajib mendaftar dan mengikuti Wisuda di The Wujil Resort & Conventions, Ungaran Kabupaten Semarang. Pendaftaran dibuka mulai 22 – 30 September 2022 di Kantor UT Semarang pukul 08.30 – 15.00 WIB. Untuk daftar peserta wisudawan bisa diunduh di link sl.ut.ac.id/WisudaSmg
Seleksi Bakat dan Minat tahun 2022

Halo Sahabat UT Semarang, Yuk salurkan bakat, minat dan potensimu dalam Seleksi Disporseni Nasional UT tahun 2022. Seleksi dibuka untuk seluruh mahasiswa UT Semarang yang terdaftar aktif minimal pada masa registrasi 2021.2 (minimal mahasiswa semester 2) . Pendaftaran dibuka mulai:2 Juni – 15 Juni 2022 (untuk cabang lomba Mobil Legend dan Catur Online) 2 Juni – 19 Juni 2022 (untuk cabang lomba Karya Tulis Ilmiah, Debat Hukum, Debat Bahasa Indonesia, Debat Bahasa Inggris, TIK, Seni Tari, Seni Suara, Poster Edukatif, Tiktok Edukatif, Video Pendek Inspiratif, Testimoni UT, MC, Tilawatil Qur’an) Segera daftarkan diri Anda melalui link : sl.ut.ac.id/bakat-minat22 Untuk informasi detail mengenai syarat dan ketentuan lomba silakan diunduh melalui link : sl.ut.ac.id/pedoman-seleksi22
Workshop Tugas Tahun Akademik 2022.1

Universitas Terbuka Semarang, akan melaksanakan kegiatan Workshop Tugas yakni pelayanan Bimbingan Akademik bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan berbagai tugas akademik seperti tugas tutorial, TMK, praktik/praktikum, TAP, dan tugas pembelajaran lainnya, sehingga peserta workshop bisa mendapatkan strategi dalam mengerjakan tugas dengan optimal. Kegiatan ini diperuntukkan bagi mahasiswa semester satu dan semester lanjut. Acara akan dilaksanakan pada: Hari, Tanggal:Jumat, 13 Mei 2022 Pukul:13.30 WIB – selesai Link Kegiatan:Ms. Teams : GRUP 1 (FKIP) : sl.ut.ac.id/WT_G1GRUP 2 (FE, FHISIP & FST) : sl.ut.ac.id/WT_G2 Tata cara pelaksanaan Workshop Tugas secara daring/Online:1. Workshop Tugas daring dilaksanakan menggunakan aplikasi Microsoft Teams2. Mahasiswa mengikuti Workshop Tugas dari kediaman masing-masing.3. Presensi menggunakan google form yang akan kami umumkan linknya saat acara berlangsung namun sebelumnya silakan konfirmasi keikutsertaan acara pada link : sl.ut.ac.id/WT424. Mahasiswa merename nama dengan format NIM_Nama Mahasiswa5. Menggunakan Virtual Backgroud selama pelaksanaan Workshop Tugas6. Mengisi link feedback pada akhir acara Workshop Tugas7. Mahasiswa sangat diharapkan untuk mematikan suara (mute) selama proses Workshop Tugas berlangsung8. Peserta yang ingin bertanya di sesi tanya jawab harap mengutarakan pertanyaannya di Room Chating Teams Meeting dengan format (Nama_NIM_Pokjar/Prodi_Pertanyaan ditujukan kepada siapa_pertanyaan yang akan diajukan)9. Peserta wajib mengikuti kegiatan sampai akhir acara. Terima kasihTIM Workshop Tugas
Tetap ‘puasa’ di saat berbuka
Bulan puasa, ada kalanya menjadikan waktu maghrib sebagai awal untuk makan segala yang diinginkan. Serasa ada dendam membara gara-gara sudah menahan lapar selama hampir 14 jam lamanya. Tapi kalau kalian sadar dan meyakini ibadah ini, tentu bukan dendam yang disulutkan, melainkan niat ikhlas untuk meraih ridla Illahi. Walau bagaimana pun, pasti ada deh di antara kalian yang agak khilaf ketika maghrib tiba. Wajar sih, itu nggak apa-apa. Tapi akan lebih bagus kalau agak ditahan dikit nafsu-nafsu itu, supaya nilai puasa yang dijalani (termasuk menahan nafsu) masih tetap terbawa meski sudah masuk waktu buka puasa. Salah satunya adalah menahan nafsu untuk menyantap makan hingga berlebihan. Dalam satu hadits sudah diingatkan bahwa untuk kalian yang berpuasa, sebaiknya menghentikan makan sebelum kita kenyang. Agak susah memang menjalankan ini sebab kalian juga kadang lupa kapan waktunya kenyang. Rasa kenyang akan muncul ketika perut kalian sudah merasakan penuh lantaran dijejali berbagai menu seperti gorengan, kolak, asinan, kue tradisional, dan dilanjutkan dengan makan berat. Kalau ini, namanya bukan kenyang lagi, tapi berlebihan. So, di tulisan ini saya mau berbagi sedikit portal makanan supaya kalian tetap terjaga kondisinya walaupun menganggap bahwa buka puasa itu adalah sebuah hak. Iya memang benar, itu hak kalian. Tapi ada baiknya kalian juga sedikit tahu menu-menu ini supaya kalian nggak salah asup dan tetap memperhatikan energi yang terkandung di dalamnya. Daftar komposisi makanan beserta kandungan kolestrol tinggi dalam setiap 100 gram : No Makanan Kadar Kategori (per 100 gram) Cholesterol (mg) (Anjuran) 1 Putih telur ayam 0 Sehat 2 Daging ayam tanpa kulit 60 Sehat 3 Daging bebek tanpa kulit 50 Sehat 4 Daging sapi tanpa gajih 70 Sehat 5 Daging kambing tanpa gajih 70 Sehat 6 Ikan 70 Sehat 7 Susu sapi full cream 85 Sesekali 8 Ham (daging asap) 98 Sesekali 9 Iga sapi 100 Sesekali 10 Daging sapi dengan gajih 125 Sesekali 11 Keju 100 Hati-hati 12 Sosis daging 150 Hati-hati 13 Kepiting 150 Hati-hati 14 Udang 125 Hati-hati 15 Kerang 160 Hati-hati 16 Belut 185 Bahaya 17 Coklat 290 Bahaya 18 Mentega 250 Bahaya 19 Jeroan sapi 380 Bahaya 20 Kuning telor 550 Bahaya 21 Jeroan kambing 610 Bahaya 22 Cumi-cumi 1170 Pantang 23 Otak 2000 Pantang Penting kalian ingat bahwa menu berikut bukanlah larangan, dan silakan mengkonsumsi ini dengan komposisi yang wajar dan tidak berlebihan. Berikut menu-menu tersebut yang penulis peroleh dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat dan puasanya sukses. (hasca) Ilustrasi: https://www.google.com/search?q=daging+sapi+kolesterol&tbm=isch&ved=2ahUKEwi9wuvK7YD3AhUCkdgFHU0eBJMQ2-cCegQIABAA&oq=daging+sapi+kolesterol&gs_lcp=CgNpbWcQAzIECAAQGDIECAAQGDoFCAAQgAQ6BggAEAcQHlCMC1ibH2CQJGgAcAB4AIABZogBvgeSAQQxMi4xmAEAoAEBqgELZ3dzLXdpei1pbWfAAQE&sclient=img&ei=2kVOYr3tBIKi4t4PzbyQmAk#imgrc=8N5I9qlB-3zrFM&imgdii=d3MMDdR0v10RVM
Tips Nulis Penghasil Cuan
Sobat, terlalu banyak yang mengeluh karena nggak bisa nulis, tentu saja percuma. Maksudnya, hanya mengeluh dan mengeluh tanpa tahu cara penyelesaiannya, pasti sobat akan jengkel sendiri. Apalagi di sekitar kalian nggak ada yang bisa diajak ngobrol dan nemuin jalan keluar tentang cara menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Catatan ini mengajak kalian untuk mengubah stigma bahwa tulis itu gampang. Segampang kalian ngobrol bareng teman, semudah kalian tulis status di media sosial. Simak trik ini ya, biar kalian bisa eksis di dunia tulis hingga meraih keinginan setinggi-tingginya. Yang pertama adalah peliharalah kebiasaan menulis yang sudah kalian miliki. Maksudnya, meskipun kalian masih punya sebatas kebiasaan menulis status WA, jagalah itu. Malah kalau bisa, kembangkan status-status WA kalian menjadi sebuah paragraf yang mengalir. Berawal dari kebiasaan ini, diharapkan bisa terbentuk sebuah pola pemikiran yang lebih konstruktif dan terukur. Susunan kata dan perpindahan antarkalimat yang membentuk rangkaian ide, akan memberikan gambaran bagi orang lain tentang cara berpikir kalian. Sebetulnya mudah sekali untuk membuktikan hal ini sebab semua bahan, ada di pikiran kalian. Tinggal kalian yang menuangkannya. Ingat, jangan hanya berhenti pada pemikiran ‘saya akan benar-benar mulai menulis’. Jika hanya di situ, maka cukup itulah kemampuan kalian, tanpa berani mengasahnya agar dibaca dan dinilai oleh orang lain. Kedua, tentukan waktu yang tepat untuk menulis dan jadikan itu sebagai sebuah keharusan. Andaikata saya, maka saya pun sudah menetapkan satu titik waktu di malam hari untuk menuliskan paling tidak satu tema, yang harus saya kembangkan isinya di esok hari. Bahan tema tersebut, biasanya saya peroleh dari tagline di TV atau mendengarkan penyiar radio mengucapkan clue-clue penting, bahkan yang lucu sekali pun. Inilah yang dimaksud sebagai pemicu gagasan. Dari mana pun asalnya, jika kita cocok untuk menjadikannya sebagai sebuah ide, maka raihlah itu dan kembangkan jadi tulisan yang bagus. Yang ketiga adalah berusahalah punya komitmen untuk membatasi target karya kalian kepada orang lain. Artinya, jika kalian punya niat menulis sebuah cerpen, maka sebelumnya kalian sudah berani menjanjikan orang lain bahwa minggu depan kalian akan mengirimkan satu cerpen. Dan mintakan kesediaannya untuk membaca dan menilai cerpen itu. Dengan batasan waktu itu, kalian merasa punya janji untuk menyerahkan produk. Seharusnya, jika sudah menjanjikan hal itu, maka kalian pun akan merasa dikejar deadline. Berikutnya yang keempat adalah berusalah menemukan niat atau motif kalian ketika akan memulai aktivitas menulis. Motifnya bisa karena hobi, kebutuhan, kewajiban, menyalurkan ide atau perasaan jiwa, atau karena alasan lain. Meskipun berupa status WA, pasti ada niatnya, ada motifnya. Apalagi tulisan yang panjang, pasti ada niatnya sebab untuk menuangkan gagasan sepanjang itu dibutuhkan energi besar. Kalau bukan karena didasari oleh niat, lantas apa lagi yang mendasari munculnya sebuah ide yang panjang itu? Selanjutnya yang kelima adalah punyai kebiasaan bahwa kalian bertanggung jawab atas sebuah karya. Jangan lagi mengatakan bahwa kalian tidak tahu alasan munculnya tulisan kalian. Punyai rasa percaya diri sehingga akan muncul sikap tanggung jawab bahwa tulisan itu adalah milik kalian. Malah kalau bisa, jika ada yang berani mengambil atau menyalin tanpa seizin kalian, itu adalah plagiasi. Dengan modal keyakinan dan keberanian itu, maka kalian pun akan punya sikap tegas terhadap karya kalian. Keenam adalah berikan penghargaan pada diri sendiri. Maksudnya, ketika kalian sudah mampu berkarya, berani menuliskan gagasan yang fenomenal, maka hargai itu sebuah hasil pemikiran yang tak biasa. Kadang, kita tidak menyadari ketika tulisan kita yang kita anggap jelek, kemudian kita remas dan buang coretan konsep tulisan kita. Kita lupa bahwa itu adalah hasil kerja kita yang harusnya dihargai. Bayangkan saja, jika kita sendiri saja tidak mau menghargai karya kita, mungkinkan orang lain akan memberikan apresiasi untuk kita? Tentu sangat sulit, bukan? Oleh karena itu, punyai kebiasaan untuk menghargai karya kita sendiri, sehingga kita tahu bahwa ada kekurangan yang harus diperbaiki, serta mewaspadai hal-hal lain yang mungkin menjadi ganjalan di kemudian hari. Kebiasaan saya, saya akan tertawa geli jika membaca tulisan saya yang sudah beredar beberapa tahun lalu. Dari kegelian itu, akhirnya muncul sikap waspada untuk tidak mengulangi kesalahan atau kekonyolan serupa. Ketujuh, jadikan menulis sebagai sebuah kebiasaan yang menyenangkan. Kalau sudah punya semangat ini, maka kegiatan menulis bisa mendatangkan cuan yang besar. Kalian bisa nulis sesuatu dan mengirimkan ke media yang kalian sukai. Dari situ, jika tulisan kalian dimuat, pasti tim redaksi akan memberikan imbalan atau honor menarik. Atau jika kalian sudah bisa menulis banyak dan dirangkai menjadi sebuah buku, maka kalian bisa mengirimkan naskah itu ke penerbit. Hasilnya, silakan berdiskusi dengan perusahaan penerbitan untuk menentukan royalti yang akan diterima nantinya. Baiklah sobat, itu dulu trik memunculkan gairah menulis supaya kalian tidak jemu dan mendapatkan tempat di hati mitra kalian gara-gara tulisan kalian yang keren dan menarik. Selamat mencoba yaa…. (hasca) Ilustrasi: https://www.google.com/search?q=nulis&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwjRlLyS54D3AhXNhOYKHYwMB0sQ_AUoAXoECAEQAw#imgrc=ofjcmwpqHA1qBM